Menyusun Laporan Keuangan dengan MYOB Accounting


Menyusun Laporan Keuangan dengan MYOB Accounting

Hasil gambar untuk logo dehasen

Oleh
HASRIAN NELDI
16040170

Dosen Pembimbing Mata Kuliah Computer Acconting
Jamil Afrianto SE,M.AK



FAKULTAS EKONOMI 
UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU

Mengelola Dana Kas Kecil dengan MYOB Accounting
Proses membuat laporan keuangan dalam siklus akuntansi lengkap, dengan menggunakan software atau aplikasi akuntansi sama dengan yang menggunakan MS Excel.
Perbedaannya adalah jika menggunakan software akuntansi ada beberapa langkah yang bisa dilakukan secara otomatis sehingga lebih menghemat waktu dan tenaga.
Untuk contoh kali ini, aplikasi atau software akuntansi yang akan digunakan sebagai alat bantu untuk menyusun Laporan Keuangan adalah MYOB Accounting.
Informasi dari pengembangnya, MYOB Accounting dikembangkan untuk menjawab kebutuhan perusahaan berskala kecil hingga menengah.

MYOB Accounting memiliki fitur yang sesuai dengan kebutuhan pencatatan transaksi perusahaan.

Beberapa kelebihan MYOB Accounting antara lain :
  • Melacak mutasi persediaan barang dagang sejak dari transaksi pembelian hingga transaksi penjualan.
  • Melakukan rekonsiliasi antara saldo rekening persediaan barang dagang.
  • Melacak transaksi-transaksi.
  • Melakukan penyesuaian harga dan kuantitas persediaan barang dagang.
  • Menghitung laba kotor dan persentase laba kotor per item persediaan.
  • Memantau item persediaan barang dagang yang sudah mencapai reorder point.
  • Menghitung harga pokok produksi persediaan barang dagang.
Secara umum, langkah-langkah yang dilakukan untuk menyusun Laporan Keuangan di MYOB adalah :
siklus akuntansi- langkah laporan keuangan di MYOB
Masih menggunakan data kasus di atas, yuk kita mulai step by step ya..




1.      Membuat Data Perusahaan Baru

Pada tahap ini, aktivitas yang dilakukan adalah :

·         Memasukkan identitas perusahaan : nama, alamat, nomor telp, nomor NPWP, dan email
·         Menentukan periode akuntansi
·         Membuat folder penyimpanan data perusahaan
·         Membuat Chart of Account : membuat, memodifikasi, menghapus dan melakukan pengaturan linked account, dan pajak.
·         Memasukkan daftar produk
·         Memasukkan daftar supplier/pemasok
·         Memasukkan daftar pelanggan


1.      Memasukkan identitas perusahaan

Pada langkah pertama ini semua data yang berkaitan dengan identitas perusahaan dimasukkan ke MYOB.
Data-data tersebut antara lain : nama, alamat, nomor telepon, nomor NPWP, dan email.
Saat pertama kali membuka MYOB Accounting, akan muncul penampilannya seperti ini :
siklus akuntansi - MYOB Accounting
Untuk membuat data perusahaan baru cukup mudah yaitu dengan meng-klik Create.
Selanjutnya akan muncul fitur  ‘New Company File Assistant’. Isikan semua data perusahaan, antara lain : nama, alamat, nomor telpon dan email.
siklus akuntansi - membuat data perusahaan di MYOB



2. Menentukan Periode Akuntansi

Untuk menentukan periode akuntansi, ada 4 (empat) bagian yang harus di-isi, yaitu:

Current Financial Year : tahun pertama kali laporan keuangan dihasilkan, atau disebut dengan tahun tutup buku (2016).
Last Month of Financial Year : bulan pertama kali laporan keuangan akan dilakukan tutup buku atau disebut dengan bulan tutup buku (December).
Convertion Month : bulan pertama kali saldo awal akun dimasukkan. Pilihan bulan ini akan mengunci kita untuk tidak bisa mengisikan transaksi sebelum bulan yang dipilih selain saldo awal piutang dan saldo awal utang (January).
Number Accounting of Periods : pilih Thirteen, untuk memberikan tambahan 1 periode setelah bulan ke duabelas. Fungsi ini untuk adjustment auditor atau koreksi fiskal pajak.
siklus akuntansi - menentukan periode akuntansi di MYOB



3. Membuat Folder Penyimpananan Data Perusahaan

Langkah ini adalah untuk menentukan lokasi penyimpanan data perusahaan, di mana susunannya adalah directory, folder dan nama file yang  akan ditempatkan oleh sistim MYOB.
Jika kita menginkan tempat tersendiri, klik tombol Change, lalu pilih direktori dan folder yang diinginkan.
siklus akuntansi - membuat data base perusahaan di MYOB
Selanjutnya klik Next, dan ikuti panduannya maka data-data perusahaan baru akan terbentuk seperti ini :
siklus akuntansi - Company information di MYOB



4. Membuat dan Mengatur Chart of Account

Pada tahap ini adalah membuat daftar akun yang akan digunakan sebagai tempat posting setiap transaksi di dalam laporan keuangan.
MYOB membagi akun dalam 2 bagian:
Header  yaitu akun yang digunakan sebagai total dari suatu kelompok akun yang disebut dengan akun.
Detail yaitu akun yang merupakan bagian dari akun Header tetapi yang akan digunakan sebagai pos penampung suatu transaksi yang disebut dengan akun dengan kelompok.
Akun tipe Detail inilah yang akan digunakan sebagai penampung buku besar.
MYOB membagi tipe akun dalam kelompok Assets (Harta), Liability(Kewajiban), Equity (Ekuitas),  Income (Pendapatan), Cost of Sales(Harga Pokok), Expense (Beban), Other Income (Pendapatan di luar usaha) dan Other Expense (Beban di luar usaha).
Untuk merancang, membuat, dan pengaturan rekening atau akun-akun di MYOB dapat dilakukan melalui fitur Accounts Easy Setup Assistant.
Selain itu saldo awal tiap-tiap rekening NERACA bisa juga dimasukkan melalui fitur ini.
Berikut ini penampakan Accounts Easy Setup Assistant.
 siklus akuntansi - cara merancang dan membuat rekening


Ada 3 (tiga) pilihan dalam membuat rekening atau akun, yaitu:

#1. I would like to start with one of the lists provided by MYOB Accounting
MYOB Accounting memiliki contoh rekening untuk 5 macam klasifikasi perusahaan, yaitu Agriculture, Retail, Manufacturing, Service, dan Other.
Pada klasifikasi Agriculture tersedia daftar rekening untuk 2 jenis usaha, yaitu : Agricultural Bisiness dan Farm.
Pada klasifikasi Retail tersedia daftar rekening untuk 29 jenis usaha antara lain, Audio-Visual Equipment Rental, Florist dan Bicycle Dealer.
Klasifikasi Service memiliki daftar rekening untuk 63 jenis usaha, antara lain Veterinarian, Accounting Firm dan Night Club.
Klasifikasi Other, terdapat contoh rekening untuk 5 jenis usaha antara lain : Wholesale Business dan Sole Proprietorship.
#2. I would like to import a list of accounts provided by my accountant after i’m done creating my company file.
Apabila daftar rekening bagi file data akuntansi yang hendak dibuat sudah tersedia, maka daftar rekening tersebut dapat diimport dan digunakan pada MYOB.
#3. I would like to build my own account list once I begin using MYOB.
Pilihan ini untuk membuat sendiri daftar rekening pada file data akuntansi yang sedang dibuat.
MYOB akan menyediakan daftar nama dan nomor rekening bertipe Header sebagai kerangka dalam penyusunan nama dan nomor rekening.
Daftar-daftar rekening tersebut di atas dapat DIMODIFIKASI dan DITAMBAH sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan perusahaan.
Dari daftar rekening dalam contoh kasus di atas, maka bisa dibuat rekening-rekening di MYOB seperti berikut ini :
siklus akuntansi - akun list myob

Bagaimana bila ingin menambah nomor rekening baru?

Untuk membuat nomor rekening baru bisa dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
#1. Klik ikon Accounts Command Centre
#2. Klik ikon Accounts List
#3. Klik New
siklus akuntansi - membuat akun baru di MYOB
#4. Masukkan nomor dan nama rekening sesuai kebutuhan
#5. Klik OK.
Sedangkan bila ingin memodifikasi rekening perkiraan yang sudah ada dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
#1. Klik ikon Account List
#2. Kemudian klik anak panah yang ada paling kiri, pilih rekening perkiraan yang ingin dimodifikasi.
#3. Silahkan modifikasi nomor dan nama rekening perkiraan sesuai dengan kebutuhan.
#4. Klik OK untuk meng-akhiri proses modifikasi.
Selain bisa ditambah dan dimodifikasi, rekening perkiraan juga bisa dihapus.
Cara untuk menghapus rekening perkiraan langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
#1. Klik rekening yang akan dihapus
#2. Klik menu Edit
#3. Pilih Delete
MYOB Accounting mengijinkan pemakainya untuk menghapus rekening perkiraan tapi tidak semuanya rekening bisa dihapus dan dimodifikasi.
Kondisi yang memungkinkan adalah memastikan saldo rekening tersebut adalah 0 (nol) sehingga sudah tidak ada lagi transaksi yang terkait dengan rekening yang akan dihapus.
Bagaimana dengan pajak di MYOB? Bagaimana cara men-set up nya?


Linked Account

Salah satu keunggulan MYOB adalah bisa membuat jurnal otomatis untuk setiap transaksi pembelian, penjualan, penerimaan kas, pembayaran kas, jurnal penutup akhir periode dan jurnal otomatis lainnya.
Namun jurnal tersebut tidak akan bisa disajikan dengan benar kalau kita salah dalam menetapkan akun yang akan digunakan sebagai penghubung dari transaksi dengan jurnal.
Oleh karena itu sebelum berlanjut ke langkah-langkah berikutnya, kita harus menghubungkan satu akun tertentu dengan akun lain dengan benar, dan di MYOB Accounting biasa disebut dengan istilah Linked Account.
Ada 3 kelompok linked account, yaitu :

1.      Accounts dan Banking Linked Accounts

Rekening-rekening yang berhubungan dengan akun perbankan adalah :
Equity Account for Curent Earnings
Rekening-rekening yang berhubungan dengan modal dan arus kas berjalan. Informasi yang diperoleh dalam hubungan ini adalah Laba Rugi pada periode berjalan.
Equity Account for Retained Earnings
Rekening-rekening yang berhubungan dengan modal dan laba ditahan. Akun ini untuk menampung kumpulan (akumulasi) saldo laba rugi pada akhir periode.
Equity Account for Historical Balancing
Rekening-rekening yang berhubungan dengan modal dan balance jurnal umum. Akun ini untuk menampung selisih pemasukan saldo awal periode.
Informasi yang diperoleh dengan hubungan ini adalah dapat diketahui sedini mungkin balance antara Debit dan Kredit.
Bank Account for Undeposited Funds
Setoran Dalam Proses, akun untuk menampung sementara penerimaan pembayaran dari pelanggan (Receive Payment) yang belum cair di rekening Bank atau Kas perusahaan.
Langkah untuk men-setup Accounts & Banking Accounts adalah :
Dari menu Setup – Linked Accounts – Accounts & Banking Accounts
siklus akuntansi - Accounts dan Banking Accounts

2.      Sales Linked Accounts

Rekening-rekening yang berhubungan dengan transaksi penjualan. Hubungan yang terjadi pada bagian ini adalah :
Asset Account for Tracking Receivables
Akun untuk mencatat jurnal saat terjadi Penjualan (Enter Sales), penerimaan pembayaran dari pelanggan (Receive Payment) dan Retur Penjualan.
Saldo akun ini akan dinamakan sebagai buku besar umum piutang dan bisa di bandingkan dengan jumlah saldo piutang di dalam data Customer.
Bank Account for Customer Receipts
Akun ini akan dijadikan sebagai default penerimaan penjualan tunai.
Jika field Paid To Day diisikan saat memasukkan transaksi dari Enter Sales, maka nilai yang diterima akan otomatis di catat di sisi Debit jurnal dengan akun yang telah ditetapkan pada linked Receipts ini.
Cara untuk men-setup Sales Linked Accounts adalah :
Dari menu Setup – Linked Accounts – Sales Accounts
siklus akuntansi - sales linked accounts

3.      Purcahase Linked Accounts

Rekening-rekening yang berhubungan dengan transaksi pembelanjaan perusahaan. Hubungan yang terjadi pada bagian ini meliputi :
Liability Account for Tracking Payables
Akun ini akan menampung nilai utang saat kita membuat transaksi Enter Purchase dan Pay Bills. Akun ini nantinya akan dijadikan sebagai buku besar umum utang dagang yang saldonya akan di bandingkan dan harus sama dengan total Utang kepada pada suppliernya
Bank Account for Paying Bills
Akun ini akan menjadi default kas/bank yang akan mengeluarkan uang saat kita mengisikan transaksi Enter Purchase dan mengisi langsung di field Paid to day (ada dibagian bawah).
Cara untuk men-setup purchase linked accounts adalah :
Dari menu Setup – Linked Account – Purchases Accounts
siklus akuntansi - purchases linked accounts


5. Memasukkan daftar barang

Setiap jenis dan kode barang dicatat dan dibuatkan satu kode item list tersendiri.
Untuk membuat item tersebut dari menu Inventory pilih Item Lists, lalu klik tombol New, dan isikan seperti contoh berikut ini :
siklus akuntansi - input data barang di MYOB

6. Memasukkan daftar supplier/pemasok

Supllier atau pemasok adalah perusahaan atau individu yang menjual produk atau jasa yang kita beli.
Pembelian biasanya dilakukan Perusahaan untuk memasok barang dagang dan raw material serta bahan pendukung lainnya.
Supplier tersebut akan  dicatat dalam satu kartu yang disebut sebagai kartu supplier.
MYOB Accounting memiliki fasilitas untuk memasukkan daftar supplier serta men-setup semua yang berkaitan dengannya, seperti : nama supplier, alamat, contact person,
Ketika perusahaan memasukkan daftar nama supplier dalam sebuah transaksi, maka nama supplier secara otomatis akan terdaftar dalam file kartu perusahaan.
Cara membuat daftar supplier adalah :
Dari menu Command Centres – Card File – Card List – New dan masukkan semua data supplier.
siklus akuntansi - memasukkan data supplier di MYOB

7.Memasukkan daftar pelanggan

Customer atau disebut pelanggan adalah sebuahperusahaan atau individu yang membeli produk atau jasa yang kita jual.Pelanggantersebutakankitacatatsecara lengkap dalam satu kartu pelanggan.
Cara memasukkan daftar pelanggan adalah :
Dari menu Command Centres – Card File – Card List – New dan masukkan semua data pelanggan.
siklus akuntansi - memasukkan data pelanggan


 2. Memasukkan Data Saldo Awal Periode

Saldo awal periode apa saja yang akan dimasukkan ke MYOB dapat dijelaskan dalam gambar berikut ini.
siklus akuntansi - input saldo awal
Dari gambar di atas, kita bisa melihat bahwa data-data yang akan dimasukkan adalah saldo awal neraca, piutang, hutang dan persediaan.
Pembahasan detail per bagiannya adalah sebagai berikut :
1.      Memasukkan Saldo Awal Neraca
Saldo awal yang bisa dimasukkan hanyalah akun kelompok Neraca yaitu Harta, Utang dan Modal.
Langkah-langkah untuk memasukkan saldo awal neraca adalah sebagai berikut :
#1. Klik menu Setup – Balances – Account Opening Balances
siklus akuntansi - memasukkan saldo awal
#2. Isikan saldo awal masing-masing akun, untuk saldo yang tidak normal harus diisikan dengan nilai minus (-) terlebih dahulu, contohnya :
·         Penyisihan Piutang Tak Tertagih
·         Akumulasi Penyusutan Aktiva Tetap
·         Withdrawal (Prive Pemilik)
·         Potongan dan Retur Penjualan
·         Potongan dan Retur Pembelian
·         PPN Masukan di posisi Utang
Dan seperti ini contohnya :
siklus akuntansi - contoh memasukkan saldo awal neraca

2.      Memasukkan Saldo Awal Piutang Usaha (Customer)

Pemasok atau supplier merupakan partner yang penting. Pemasok merupakan komponen penting dalam sebuah proses bisnis.
MYOB Accounting mengatur pemasok dalam suatu manajemen yang dinamis serta mampu menampung dalam jumlah yang kompleks dan terstruktur.
Langkah-langkah memasukkan saldo pemasok sebagai berikut
#1. Klik menu Setup – Balances – Supplier Balances
siklus akuntansi - memasukkan saldo awal pemasok

#2. Klik Add Purchase.
#3. Pada bagian Supplier Name terdapat spin button yang berfungsi melihat dan menambah histori pelanggan, klik spin button tersebut akan tampil Select From List Supplier.
#4. Ketikkan nama supplier yang akan disesuaikan saldo awalnya.
#5. Masukkan semua data supplier, seperti : tempo pembayaran, jenis pembayaran, diskon, nomor invoice, tax, dan nomor PO.
siklus akuntansi - memasukkan data supplier

3.      Memasukkan Saldo Awal Hutang Usaha (Supplier)

Pelanggan adalah komponen utama dalam sebuah proses bisnis. Pelanggan adalah partner bisnis yang perlu dijaga hubungan baiknya.
Di MYOB Accounting pengelolaan pelanggan sudah disediakan sesuai dengan kebutuhan setiap perusahaan.
Langkah-langkah memasukkan saldo pelanggan sebagai berikut:
#1. Klik menu Setup – Balance – Customer Balance
siklus akuntansi - memasukkan saldo pelanggan
#2. Klik Add Sale
#3. Pada bagian Customer Name terdapat spin button yang berfungsi melihat dan menambah histori pelanggan. Klik button tersebut akan tampil Select From List
#4. Ketikkan nama pelanggan yang akan dimasukkan saldo awalnya.
@5. Lengkapi semua data pelanggan tersebut, seperti : tempo pembayaran, tipe pembayaran, tanggal pembayaran, besaran diskon, nomor invoice, nomor PO, comment, dan pajak.
Berikut ini contohnya :
siklus akuntansi - memasukkan data pelanggan

4.      Memasukkan Saldo Awal Persediaan (Item)

Persediaan atau inventory adalah bagian penting untuk mengukur persediaan produk suatu perusahaan.
Perusahaan yang mengelola persediaannya dengan baik akan mudah memperoleh informasi persediaannya :  jumlah persediaan, nilai nominal persediaan, dan  nilai penyusutan.
MYOB Accounting menyediakan fasilitas yang berkaitan dengan analisis dan pengelolaan persediaan barang.
Langkah-langkah untuk memasukkan saldo awal per barang  baik kuantitas maupun harga pokoknya adalah sebagai berikut
#1. Klik menu Command Centres – Inventory – Count Inventory – Adjust Inventory
siklus akuntansi - memasukkan saldo awal persediaan
#2. Isikan harga pokok barang per unit di kolom unit cost.
#3. Klik Record untuk menyimpan proses adjustment persediaan.
#4. Untuk melihat efek jurnal dari adjust inventory klik Ctrl+R (Recap Transaction). Contohnya seperti ini :
siklus akuntansi - contoh jurnal penyesuaian saldo awal persediaan
Dari contoh kasus di atas, setelah saldo awal di masukkan hasilnya seperti berikut ini :
siklus akuntansi - neraca saldo awal di myob



3. Memasukkan Data Transaksi Perusahaan

            Setelah data perusahaan terbentuk, untuk mulai memasukkan data transaski ke dalam MYOB adalah melalui Command Centre.
Command centre adalah sebuah modul di MYOB yang berfungsi sebagai interface antara pengguna dengan program aplikasi MYOB ketika pengguna menjalankan sebuah data akuntansi.
siklus akuntansi - fitur-fitur di MYOB
Dari gambar di atas bisa dilihat ada 6 (enam) menu Command Centre, yaitu :

Accounts

Cara meng-aktifkan menu ini tinggal diklik ikon accounts. Menu ini berisi semua aktivitas yang pemeliharaan rekening-rekening atau nomor akun beserta saldo, pelaporan data akuntansi, pencatatan transaksi jurnal umum, pelaporan aktivitas bisnis.

Banking

Cara mengaktifkannya dengan meng-klik ikon banking. Transaksi-transaksi penerimaan uang dari penjualan dan pelunasan piutang melalui bank, pengeluaran uang untuk pembelian dan pelunasaan melalui bank, pembuatan cek dan slip deposit sert rekonsiliasi bank dilakukan melalui menu ini.

Sales

Cara menjalankan menu ini sama dengan dua menu di atas yaitu dengan meng-klik ikon sales.
Di menu ini kita bisa melakukan aktivitas transaksi-transaksi penjualan yang terdiri dari penentuan kuota penjualan, pembuatan order penjualan, pembuatan faktur penjualan, pencatatan retur penjualan, pembuatan label barang dan surat jalan.

Purchases

Menu ini digunakan untuk melakukan pencatatan transaksi-transaksi pembelian. Penentuan kuota pembelian, pembuatan order pembelian, pencatatan transaksi pembelian, dan pencatatan retur pembelian.

Inventory

Menu ini digunakan untuk penentuan kuantitas dan saldo awal persediaan barang dagang, stock opname persediaan barang dagang, penyesuaian kuantitas dan jumlah nominal persediaan barang dagang dan transaksi perakitan beberapa item persediaan barang dagang.

Card File

Menu ini digunakan untuk membuat dan memelihara kartu piutang, kartu hutang, kartu pegawai dan personal card.

1.      Jurnal Transaksi Pembelian

MYOB Accounting memiliki fitur Purchases yang bisa digunakan untuk mencatat pembelian, baik barang, jasa dan pembelian lain.
Secara garis besar proses pembelian di MYOB Accounting adalah sebaga berikut :
Pembelian bisa diawali dengan timbulnya permintaan pembelian dengan menerbitkan Quotation, lalu diikuti dengan pengiriman pesanan pembelian dari permintaan pembelian yang telah disetujui (Order).
Setelah pesanan dikirimkan ke suplier, tahapan berikutnya adalah proses penerimaan barang (Receive Item) yang di ikuti dengan proses penerimaan tagihan (Bill).
Barang yang dibeli tersebut bisa saja di kembalikan (retur) karena tidak sesuai dengan pesanan.
Setelah itu tahapan berikutnya adalah pembayaran utang atas pembelian  tersebut.
siklus akuntansi - proses pembelian di MYOB
Dalam modul purchase ini perusahaan dapat memasukkan transaksi:
1.      Pembelian, mencatat pembelian berulang,
2.      Menyiapkan pemesanan pembelian,
3.      Menerima barang yang telah dipesan,
4.      Memeriksa barang yang dibeli agar sesuai dengan pesanan,
5.      Melakukan pembayaran yang tepat waktu kepada supplier dan
6.      Mengelola UTANG USAHA secara rinci dan akurat.
Jika pembelian dilakukan secara tunai maka berpengaruh terhadap rekening Kas.
Sebaliknya bila pembelian dilakukan secara kredit maka akan berpengaruh terhadap utang usaha.
Cara memasukkan transaksi adalah :
Modul Purchases – Enter Purchases
siklus akuntansi - memulai transaksi pembelian
Selanjutnya masukkan transaksi pembeliannya.

2.      Jurnal Transaksi Penjualan

Penjualan adalah bagian penting dari perusahaan. Penjualan akan sangat berpengaruh kepada kelangsungan hidup perusahaan.
Coba bayangkan, bagaimana bila barang yang sudah diproduksi perusahaan tidak ada yang beli?
Tentu perusahaan akan bangkrut, iya kan?
MYOB Accounting menyediakan modul Sales yang berfungsi mengelola semua transaksi yang berhubungan dengan penjualan dan piutang usaha.
Secara umum proses yang terjadi dalam transaksi penjualan adalah :
1.      Pesanan penjualan
2.      Pengiriman barang dan tagihan
3.      Retur penjualan
4.      Penerimaan pembayaran piutang
Seluruh aktivitas penjualan akan dikeluarkan dalam bentuk faktur penjualan yang dikirimkan ke pelanggan.
Faktur penjualan ini bisa bersifat sebagai tagihan (apabila penjualan berupa kredit) atau faktur pending yang dapat digunakan kemudian untuk mencatat penjualan sesungguhnya.
MYOB Accounting telah mengelompokkan masing-masing status dalam modul Sales Register.
Sales Register mempermudah perusahaan untuk menetapkan status kelompok transaksi yang pernah dilakukan perusahaan.
Status yang dikenal dalam proses transaksi penjualan terbagai menjadi :
siklus akuntansi - proses pembelian di MYOB


Cara memasukkan transaksi penjualan adalah :

Dari Modul Sales – Enter Sales

siklus akuntansi - memasukkan transaksi penjualan

3.      Jurnal Penerimaan Kas

Transaksi penerimaan kas dan bank di MYOB dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
1.      Penerimaan kas dari pembayaran piutang pelanggan
Contoh transaksi ini adalah perusahaan menerima pembayaran dari pelanggan atas sisa piutang.
Transaksi ini dicatat dari menu Sales – Receipt Payment
2.      Pengembalian pembayaran supplier
Contoh dari transaksi ini adalah perusahaan menerima kembali pembayaran dari supplier dikarenakan perusahaan memperoleh diskon pembelian dari supplier.
Transaksi ini dicatat dari menu Purchases – Purchases Register – Returns & Debit – Receive Refund

4.       Jurnal Pengeluaran Kas

Transaksi pengeluaran kas dan bank  di MYOB dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
1.      Pengeluaran kas untuk membayar utang ke supplier
Contoh transaksi pembayaran utang. Untuk transaksi ini dimasukkan dari menu Purchases – Pay Bills
2.      Pengeluaran kas untuk membayar pelanggan
Transaksi ini dilakukan jika memang terjadi retur penjualan tunai atau pemberian diskon kepada pelanggan. Untuk mencatat transaksi ini dimasukkan dari menu Sales – Credit & Returns – Pay Refund.

5.       Jurnal Umum

Transaksi yang dimasukkan dalam jurnal umum dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
1.      Penerimaan kas selain dari pelanggan dan pemasok
Contoh dari transaksi ini adalah penerimaan setoran modal dari pemilik, penjualan aktiva tetap, perolehan bunga bank, dan perolehan pinjaman dari pihak ketiga.
Transaksi ini dicatat dari menu Banking – Receive Money
2.      Pengeluaran kas untuk biaya operasional
Contoh transaksi ini seperti pembayaran biaya operasional, pembelian aktiva tunai, pembayaran utang selain utang dagang seperti utang biaya.
Untuk mencatat transaksi ini dimasukkan dari menu Banking – Spend Money
Dari contoh kasus di atas, hasil dari memasukkan data transaksi perusahaan, hasilnya adalah sebagai berikut :

siklus akuntansi - laporan memasukkan jurnal 01



4.Memasukkan Data Penyesuaian

Pada akhir periode akuntansi bagian akuntansi harus mencatat berbagai transaksi yang belum sesuai dengan standar akuntansi keuangan.
Transaksi yang sudah terjadi tetapi belum dicatat (diakui) harus dicatat hingga akhir periode akuntansi.
Transaksi pada akhir periode tersebut umumnya dikenal dengan istilah Jurnal Penyesuaian.
Beberapa transaksi penyesuaian yang diperlukan di catat diakhir periode adalah :
·         Pemakaian perlengkapan atau sisa perlengkapan yang sudah dihitung.
·         Pencatatan sisa pembayaran dimuka atau pengakuan pengurangan harta pembayaran dimuka.
·         Pencatatan penyusutan aktiva tetap.
·         Pencatatan Piutang tak tertagih.
·         Pencatatan biaya yang masih harus dibayar hingga akhir periode.
·         Pengkreditan PPN Masukan ke PPN Keluaran dan pengakuan utang PPN.
·         Dan lainnya yang ditemukan saat proses akhir periode ada data yang belum dicatat.
Pengisian transaksi ini harus dikerjakan oleh orang yang sudah mengerti benar tentang prinsip dan standar akuntansi keuangan.
Account yang akan dimasukkan diposisi debit dan posisi kredit juga harus dimengerti benar oleh yang akan memasukkan transaksi ini.
Beberapa transaksi diatas akan dicatat melalui menu Accounts | Record Journal Entry.
Langkah-langkah untuk memasukkan data penyesuaian adalah sebagai berikut :
#1. Klik Command Centres – Accounts – Record Journal Entry
siklus akuntansi - memasukkan data penyesuaian
#2. Isikan Jurnal Penyesuaian, contoh dari kasus di atas : Pendapatan jasa yang belum diterima sebesar Rp. 250.000,-
siklus akuntansi - jurnal penyesuaian pendapatan jasa yang belum diterima
Berdasarkan pada kasus di atas, maka bila semua jurnal penyesuaian sudah dimasukkan, hasilnya seperti ini :




5. Mencetak Laporan Keuangan dan Pendukungnya

Laporan keuangan sudah bisa dihasilkan dan ditampilkan kapan pun sesuai dengan periode dan tanggal laporan.
Terdapat banyak laporan yang bisa ditampilkan di kelompok laporan Accounts ini. Seperti buku besar, neraca, laba rugi dan lainnya.
Menu Customise digunakan untuk memilih periode laporan yang diinginkan, lalu klik tombol Display. Maka laporan yang diinginkan akan ditampilkan di layar monitor anda.
Untuk melihat laporan tersebut bisa dibuka dari menu Reports – Accounts.
Berdasarkan data dari contoh kasus di atas, maka dihasilkan LAPORAN KEUANGAN dan laporan pendukungnya berikut ini :

Laporan Laba Rugi :



Neraca :







Komentar

  1. Mantap jiwa.. Sangat bermanfaat πŸ‘

    BalasHapus
  2. MantulllllπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  3. MantulllllπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  4. Terimakasih sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Mantap Rian...ssemangatπŸ‘πŸ˜‚

    BalasHapus
  7. Mantap, sangat bermanfaat πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  8. Data yang sudah di masukkan ke Program MYOB bisa direvisi tidak ya? Jika salah memasukkan angka atau TYPO?

    BalasHapus
  9. terimakasih mas rian... otak saya ngebulll

    BalasHapus

Posting Komentar